Kasus Korupsi AVR PLTA Musi Naik Penyidikan, Jejak Uang Proyek PLN Diburu Kejati

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen proyek AVR PLTA Musi disita Kejati Bengkulu di tiga kota. Dugaan korupsi proyek PLN Indonesia Power makin menguat.

Dokumen proyek AVR PLTA Musi disita Kejati Bengkulu di tiga kota. Dugaan korupsi proyek PLN Indonesia Power makin menguat.

ARASIDEMOKRASI – Proyek vital kelistrikan di Bengkulu kini berubah menjadi bom waktu hukum. Kejaksaan Tinggi Bengkulu resmi meningkatkan kasus proyek Penggantian AVR System PLTA Musi naik penyidikan. Tim Kejati Bengkulu telah melakukan penggeledahan ditiga  tempat yang berbeda dalam waktu bersamaan, Kamis 15 Januari 2026. Saat ini  Kejati Bengkulu, sedang memburu jejak uang proyek Penggantian AVR System PLTA Musi yang diduga sarat rekayasa anggaran.

penggeledahan dilakukan tak hanya menyisir Bengkulu, penyidik menyebar hingga Palembang dan Jakarta. Tiga kota itu diyakini menjadi simpul penting dalam mata rantai pengadaan proyek yang dikerjakan oleh unit pelaksana di bawah PT PLN Indonesia Power.

Baca Juga :  Nongkrong Sambil Kenal Budaya, CFN Belungguk Point Jadi Kelas Terbuka Gen Z

Menurut Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu, Pola Martua Siregar, penggeledahan dilakukan setelah perkara naik status dari penyelidikan ke penyidikan.

“Ini bukan lagi sekadar dugaan awal. Ada indikasi kuat yang sedang kami dalami,” ujarnya.

Dokumen yang diamankan meliputi berkas kontrak, administrasi pengadaan, hingga dokumen teknis proyek. Semua akan diuji untuk membuktikan dugaan mark up harga dan penyimpangan prosedur.

“Ada beberapa dokumen penting yang kami sita, namun secara rinci belum bisa kita ungkapkan,”  sampainya.

PLTA Musi sendiri merupakan infrastruktur strategis penopang listrik wilayah Sumatera bagian selatan. Karena itu, dugaan korupsi di dalamnya dinilai sebagai kejahatan serius yang merugikan negara dan masyarakat luas.

Baca Juga :  PHRI Bengkulu Buka Kesempatan Pemimpin Baru, Dorong Organisasi Lebih Profesional dan Solid

Menariknya, Kejati Bengkulu masih menutup rapat soal potensi tersangka. Namun sumber internal menyebut, penyidik tengah menelusuri peran pejabat pengambil keputusan hingga rekanan proyek.

Langkah Kejati ini menuai apresiasi publik. Penindakan terhadap proyek BUMN dianggap sebagai ujian nyata komitmen penegakan hukum di daerah.

Jika terbukti terjadi mark up, negara bukan hanya dirugikan secara finansial, tetapi juga berisiko menerima kualitas sistem yang tidak optimal. Hal ini bisa berdampak pada keandalan pembangkit dalam jangka panjang.

Penyidikan masih terus berjalan. Kejati Bengkulu memastikan akan menyampaikan perkembangan secara terbuka setelah proses penghitungan kerugian negara rampung.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat
Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM
Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal
PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi
Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan
Bank Bengkulu Perbarui Tampilan Saldo Digital, Fokus Tingkatkan Kenyamanan Nasabah
Saksi Ahli dari Terdakwa, Benarkan Prosedur Audit Sebelum Lapor Polisi
Bengkulu Terancam Kehilangan 400 Hektare Mangrove, GPA Gendong Adventure Minta Aksi Cepat
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:00 WIB

PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:30 WIB

Bengkulu

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Senin, 17 Agu 2026 - 15:23 WIB