Lewat Retret Merah Putih, ASN Bengkulu Dilatih Disiplin Ibadah dan Kepedulian Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Retret Merah Putih melatih ASN Bengkulu disiplin ibadah dan peduli sosial selama 72 jam sebagai bagian dari pembinaan karakter aparatur negara.

Retret Merah Putih melatih ASN Bengkulu disiplin ibadah dan peduli sosial selama 72 jam sebagai bagian dari pembinaan karakter aparatur negara.

NARASIDEMOKRASI – Program Retret Merah Putih berbasis rumah ibadah yang digagas Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan hasil positif. Sebanyak 4418 ASN dan PPPK telah mengikuti dan menuntaskan kegiatan pembinaan rohani tersebut hingga angkatan ke-VIII.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai latihan disiplin ibadah sekaligus pembentukan karakter aparatur negara.

“Selama 72 jam peserta berada di masjid untuk melatih ibadah sesuai tuntunan Rasulullah dan para sahabat. Ini menjadi sarana meningkatkan iman dan kedisiplinan, terutama dalam menjalankan salat lima waktu,” kata Herwan saat pelepasan peserta angkatan ke-VIII, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, selain ibadah wajib, peserta juga dilatih memperbanyak ibadah sunnah, dzikir, serta membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini dilakukan secara terjadwal agar peserta terbiasa dengan pola hidup yang tertib dan terarah.

Menurut Herwan, disiplin ibadah akan berdampak pada disiplin kerja. ASN yang terbiasa menghargai waktu dalam ibadah diharapkan juga menghargai waktu dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Baca Juga :  Lima Oknum Polisi Positif Sabu, Menjalani Sidang Etik

“Kami ingin membentuk ASN yang tidak hanya patuh aturan, tetapi juga memiliki kesadaran moral dalam bekerja,” ujarnya.

Retret Merah Putih juga menjadi ruang pembelajaran sosial. Para peserta diajak untuk berinteraksi dengan masyarakat sekitar masjid dan memahami langsung kondisi sosial di lingkungan tersebut.

Dalam kegiatan ini, peserta melakukan pendataan anak yatim, warga kurang mampu, rumah tidak layak huni, serta masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan. Data tersebut akan disampaikan kepada OPD terkait untuk ditindaklanjuti melalui program bantuan pemerintah.

Koordinator Retret Merah Putih, Syariandi, menyampaikan bahwa angkatan ke-VIII diikuti oleh 62 peserta dari 11 OPD. Tujuh di antaranya merupakan pejabat eselon II.

“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dengan total waktu 72 jam. Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib,” kata Syariandi.

Baca Juga :  Surat Kedua Rakyat Sumatera ke Prabowo: PLTU Batubara Disebut Kejahatan Lingkungan

Ia menilai antusiasme peserta cukup tinggi karena kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda dari pelatihan ASN pada umumnya. Peserta tidak hanya duduk di ruang kelas, tetapi terlibat langsung dalam aktivitas ibadah dan sosial.

Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara ASN dan masyarakat. ASN tidak hanya hadir sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas sosial yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Dengan selesainya angkatan ke-VIII, Pemprov Bengkulu optimistis Retret Merah Putih akan menjadi salah satu model pembinaan aparatur yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan antarpegawai lintas OPD.

“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama retret bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Herwan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Mukomuko Siapkan Anggota Hadapi Era Baru Penegakan Hukum yang Lebih Modern
Blackout Sumatera Kembali Terjadi, Warga Bengkulu Ikut Terdampak dan Aktivitas Lumpuh
PT BIO dan PT SIL Jadi Pelopor Penghijauan Bengkulu
Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru Warga, Kodim 0408/BS Segera Rampungkan Pembangunan 
Hari Bumi 2026: Aktivis Desak Pemerintah Hentikan PLTU Batubara, Krisis Iklim Dinilai Kian Nyata
Surat Kedua Rakyat Sumatera ke Prabowo: PLTU Batubara Disebut Kejahatan Lingkungan
Deforestasi Indonesia 2025 Melonjak, Bengkulu Masuk Peringkat 13 Didominasi Konsesi PT API
Lima Oknum Polisi Positif Sabu, Menjalani Sidang Etik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:17 WIB

Polres Mukomuko Siapkan Anggota Hadapi Era Baru Penegakan Hukum yang Lebih Modern

Senin, 25 Mei 2026 - 19:55 WIB

Blackout Sumatera Kembali Terjadi, Warga Bengkulu Ikut Terdampak dan Aktivitas Lumpuh

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:51 WIB

PT BIO dan PT SIL Jadi Pelopor Penghijauan Bengkulu

Senin, 11 Mei 2026 - 09:43 WIB

Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru Warga, Kodim 0408/BS Segera Rampungkan Pembangunan 

Kamis, 23 April 2026 - 21:06 WIB

Hari Bumi 2026: Aktivis Desak Pemerintah Hentikan PLTU Batubara, Krisis Iklim Dinilai Kian Nyata

Berita Terbaru