BENGKULU – Musyawarah Daerah (Musda) VI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bengkulu menjadi momentum penting untuk melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa organisasi lebih profesional, solid, dan berdaya saing.
Ketua Steering Committee (SC) Musda VI PHRI Bengkulu, Affan Setiawan, mengatakan proses penjaringan bakal calon ketua umum akan berlangsung mulai 5 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan mekanisme yang mengedepankan transparansi dan aturan organisasi.
Menurut Affan, seluruh bakal calon yang mendaftar akan menjalani proses verifikasi di tingkat provinsi sebelum diteruskan ke Badan Pimpinan Pusat (BPP) PHRI untuk mendapatkan penilaian akhir.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan profesional dan sesuai aturan organisasi. Nantinya BPP PHRI yang menentukan calon-calon yang memenuhi syarat untuk maju dalam Musda,” jelas Affan.
Ia menambahkan, PHRI memberikan perhatian kepada calon yang memiliki pengalaman berorganisasi di lingkungan PHRI karena dinilai memahami kebutuhan dan tantangan organisasi. Namun demikian, kesempatan tetap terbuka bagi tokoh baru yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan sektor hotel dan restoran.
“PHRI membutuhkan figur yang mampu menyatukan anggota, memperkuat organisasi, dan membangun sinergi dengan pemerintah maupun pelaku usaha lainnya,” ujarnya.
Saat ini jumlah anggota PHRI Bengkulu yang terdaftar mencapai 22 anggota dan diperkirakan terus bertambah menjelang pelaksanaan Musda.
Affan optimistis Musda VI akan menjadi momentum konsolidasi besar bagi pelaku usaha hotel dan restoran di Bengkulu. Kepengurusan baru yang terbentuk nantinya diharapkan mampu memperkuat posisi PHRI sebagai organisasi yang aktif, modern, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Harapan kami, Musda ini menghasilkan pemimpin terbaik yang bisa membawa PHRI Bengkulu lebih maju dan semakin berkontribusi terhadap pembangunan sektor pariwisata,” tutupnya.









