NARASIDEMOKRASI – Peningkatan Jalan Rawa Makmur bukan sekadar proyek tambal sulam. Pemerintah Provinsi Bengkulu memilih pendekatan pembangunan total dengan konsep jalan tahan banjir agar masalah genangan tidak lagi menjadi cerita tahunan bagi warga.
Setelah resmi menjadi kewenangan provinsi sejak Desember 2025, ruas Jalan Rawa Makmur langsung masuk agenda prioritas Pemprov Bengkulu. Proyek ini dirancang bukan hanya untuk memperbaiki jalan rusak, tetapi juga mengatasi akar persoalan banjir.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyebutkan kawasan ini memiliki masalah struktural sejak lama. Saluran drainase lama sudah tidak berfungsi optimal akibat sedimentasi dan sampah yang menumpuk bertahun-tahun.
“Drainase lama kita bongkar total. Kita ganti dengan u-ditch di kanan kiri jalan, supaya aliran air tertata dan cepat mengalir,” jelas Tejo.
Selain itu, badan jalan akan ditinggikan sekitar satu meter agar sejajar dengan jembatan. Langkah ini dinilai krusial karena perbedaan elevasi selama ini menjadi penyebab air menggenang lama di badan jalan.
Peninggian dan perbaikan dilakukan sepanjang 300 meter, tepat di titik-titik yang selama ini paling parah terdampak banjir. Proyek ini juga menjadi contoh bagaimana Pemprov Bengkulu mulai mengedepankan perencanaan berbasis masalah lapangan.
Tejo mengungkapkan, pekerjaan awal akan dimulai lebih cepat berupa pembongkaran drainase lama. Sementara konstruksi utama direncanakan berjalan Juni atau Juli 2026.
“Kita tidak mau asal bangun. Perencanaannya kita review matang supaya hasilnya benar-benar efektif,” katanya.
Anggaran Rp25 miliar yang disiapkan Pemprov Bengkulu akan digunakan untuk pembangunan jalan beton atau rigid pavement. Pilihan material ini dinilai paling tepat untuk kondisi jalan yang rawan tergenang.
“Kalau masih ada genangan, beton lebih tahan. Ini investasi jangka panjang,” tambahnya.
Warga sekitar menyambut baik rencana ini. Selama bertahun-tahun, Jalan Rawa Makmur menjadi titik rawan kemacetan dan kecelakaan saat hujan deras. Dengan konsep pembangunan total, masyarakat berharap akses jalan kembali normal dan aman.









