Gotong Royong Warga dan TNI Bangun Jembatan Garuda, Bukti Masyarakat Bisa Bergerak Saat Negara Hadir

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REJANG LEBONG – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, kini telah mencapai 69 persen. Proyek tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi masyarakat dan TNI mampu menghadirkan perubahan bagi daerah yang membutuhkan akses infrastruktur.

Di tengah berbagai keluhan tentang lambatnya pembangunan di sejumlah wilayah, kehadiran Jembatan Garuda memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.

Program yang merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan digagas Kodim 0409/Rejang Lebong ini terus dikerjakan secara bertahap. Saat ini pembangunan memasuki tahap pengecoran pondasi.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Bongkar Korupsi Jumbo Dari Mall hingga Kasus Tambang

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pembangunan tersebut.

Menurutnya, gotong royong yang ditunjukkan warga merupakan cerminan kepedulian bersama terhadap kemajuan desa.

Meski demikian, pembangunan ini juga menjadi kritik bagi pihak-pihak yang selama ini hanya berbicara soal pemerataan pembangunan tanpa menghadirkan solusi nyata di lapangan.

Fakta bahwa ratusan warga masih menunggu jembatan penghubung menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah besar dalam pemerataan infrastruktur di daerah.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polisi Kaur: Bayi Selamat, Dua Terduga Orang Tua Dijemput untuk Pemeriksaan

Jembatan Garuda nantinya akan memberikan manfaat langsung kepada 341 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 621 jiwa.

Keberadaan jembatan tersebut diyakini akan meningkatkan keselamatan perjalanan warga, mempercepat aktivitas ekonomi, serta memperlancar akses menuju lahan pertanian dan fasilitas umum.

Warga berharap pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan.

Bagi masyarakat Lubuk Bingin Baru, jembatan ini bukan hanya konstruksi baja dan beton. Jembatan Garuda menjadi simbol harapan, kebersamaan, dan bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat ketika masyarakat dan negara hadir dalam satu tujuan yang sama

Berita Terkait

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat
Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM
Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal
PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi
Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan
Bank Bengkulu Perbarui Tampilan Saldo Digital, Fokus Tingkatkan Kenyamanan Nasabah
Saksi Ahli dari Terdakwa, Benarkan Prosedur Audit Sebelum Lapor Polisi
Bengkulu Terancam Kehilangan 400 Hektare Mangrove, GPA Gendong Adventure Minta Aksi Cepat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:00 WIB

PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:30 WIB

Bengkulu

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Senin, 17 Agu 2026 - 15:23 WIB