NARASIDEMOKRASI – Upaya normalisasi alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai kini menunjukkan hasil nyata. Sandarnya kapal petikemas KM Oriental Samudra pada 13 Januari 2026 menjadi bukti bahwa pelabuhan ini semakin siap melayani kapal-kapal dengan ukuran dan draft yang lebih besar.
Kapal dengan panjang 127 meter dan draft 6,1 meter tersebut berhasil sandar tanpa hambatan. Dalam kegiatan operasionalnya, kapal ini membongkar 21 peti kemas bermuatan dan memuat 59 peti kemas kosong. Proses bongkar muat berjalan lancar dan aman.
GM Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusumayadi, mengatakan keberhasilan ini tidak terjadi secara instan. Menurutnya, normalisasi alur pelayaran dilakukan dengan perencanaan matang dan pengawasan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengerukan, tetapi juga pada kesinambungan hasilnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjaga kedalaman dan keamanan alur pelayaran adalah kunci utama agar aktivitas pelabuhan dapat berjalan optimal. Dengan alur yang aman, kapal-kapal tidak ragu untuk masuk ke Pelabuhan Pulau Baai, sehingga volume kunjungan kapal berpotensi meningkat.
Dimas menjelaskan, meningkatnya aktivitas kapal akan berdampak langsung pada perekonomian Bengkulu. Biaya logistik dapat ditekan, distribusi barang menjadi lebih cepat, dan daya saing produk daerah ikut terdongkrak.
Keberhasilan sandarnya KM Oriental Samudra juga menjadi sinyal positif bagi dunia usaha. Pelaku logistik dan pelayaran kini memiliki kepercayaan lebih terhadap Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu masuk dan keluar barang.
Selain itu, Pelindo Regional 2 Bengkulu terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari otoritas pelabuhan, operator kapal, hingga instansi terkait. Tujuannya agar setiap aktivitas pelayaran tetap mengedepankan aspek keselamatan dan efisiensi.
Menurut Dimas, pelabuhan bukan sekadar tempat sandar kapal, tetapi juga motor penggerak ekonomi. Karena itu, Pelindo berkomitmen menjadikan Pulau Baai sebagai pelabuhan yang andal dan berdaya saing.
“Ke depan, kami ingin semakin banyak kapal petikemas yang masuk. Dengan begitu, Pelabuhan Pulau Baai bisa berperan lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu,” katanya.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









