NARASIDEMOKRASI – Peresmian Gedung Pelayanan BPKB Dirlantas Polda Bengkulu bukan sekadar seremoni pembangunan fisik. Lebih dari itu, momen ini menjadi titik awal lahirnya wacana besar integrasi pelayanan kendaraan bermotor di Provinsi Bengkulu melalui skema One Stop Service.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membahas secara serius kemungkinan menghadirkan pelayanan terpadu antara pengurusan BPKB dan pembayaran pajak kendaraan bermotor dalam satu lokasi.
“Atas nama Pak Gubernur, kami mencatat apa yang disampaikan hari ini. Ini akan kami koordinasikan lebih lanjut agar ke depan pelayanan kendaraan bermotor benar-benar satu pintu,” kata Mian saat memberikan sambutan.
Menurutnya, konsep One Stop Service sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang menginginkan pelayanan cepat, praktis, dan efisien. Dengan sistem terpadu, masyarakat tidak perlu lagi berpindah-pindah lokasi untuk mengurus administrasi kendaraan.
Mian menjelaskan, pelayanan Samsat memiliki peran strategis karena menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan bukan hanya berdampak pada kepuasan publik, tetapi juga pada optimalisasi pendapatan daerah.
“Kami sudah membentuk tim optimalisasi pendapatan daerah. Salah satu fokusnya adalah memperbaiki pelayanan agar masyarakat semakin patuh dan nyaman dalam membayar pajak kendaraan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolda Bengkulu Mardiyono menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mewujudkan pelayanan terpadu. Menurutnya, Polri memiliki kepentingan yang sama dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional dan humanis.
Gedung Pelayanan BPKB yang baru diresmikan ini dibangun di atas lahan seluas 2.300 meter persegi dengan desain modern dan tata ruang pelayanan yang lebih tertata. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan administrasi kendaraan yang representatif bagi masyarakat Bengkulu.
“Pelayanan BPKB adalah layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, fasilitasnya harus nyaman dan sistem kerjanya harus cepat,” kata Mardiyono.
Ia menambahkan, ke depan Polda Bengkulu akan terus melakukan evaluasi dan inovasi pelayanan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat proses administrasi.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, melalui Wakil Gubernur, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika selama ini pelayanan belum sepenuhnya optimal. Namun, komitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanan ditegaskan sebagai prioritas utama pemerintah daerah.
Dengan diresmikannya Gedung Pelayanan BPKB dan mulai digodoknya konsep One Stop Service, masyarakat Bengkulu kini menaruh harapan besar pada perubahan nyata pelayanan kendaraan bermotor yang lebih sederhana, cepat, dan transparan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









