BENGKULU UTARA – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Pagaruyung, Kecamatan Batiknau, Kabupaten Bengkulu Utara. Babinsa Koramil 423-03/Lais Kodim 0423/Bengkulu Utara, Sertu Kariyanto bersama Serda Soleh turun langsung mendampingi dan mengawasi proses pembangunan agar berjalan sesuai target.
Pekerjaan yang saat ini berlangsung difokuskan pada pengecatan gelagar jembatan dan pemasangan sling bagian bawah. Selain melibatkan tenaga tukang, pembangunan juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang ikut berpartisipasi dalam berbagai tahapan pekerjaan.
Kehadiran Babinsa di lokasi menjadi bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini bukan hanya pekerjaan fisik semata, tetapi juga menjadi bukti kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Kami terus mendampingi agar pekerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai rencana,” ujar Sertu Kariyanto.
Menurutnya, jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pendidikan, kesehatan hingga distribusi hasil pertanian.
Seluruh material utama pembangunan saat ini telah tersedia di lokasi sehingga pekerjaan dapat berlangsung tanpa hambatan berarti. Kondisi ini membuat optimisme penyelesaian proyek semakin tinggi.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat besar. Dengan kerja sama yang baik, kami berharap jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis menjadi salah satu infrastruktur yang dinantikan masyarakat Desa Pagaruyung. Selama ini akses warga masih terbatas, terutama saat musim hujan dan debit air sungai meningkat.
Dengan adanya jembatan baru tersebut, mobilitas masyarakat diharapkan semakin mudah, aman, dan cepat. Selain itu, akses ekonomi masyarakat juga diyakini akan semakin berkembang.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman, tertib, dan lancar.









