NARASIDEMOKRASI – Pergantian kepemimpinan terjadi di tubuh Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu. Jabatan Ketua Fraksi yang sebelumnya dipegang Mahdi Husen kini resmi dialihkan kepada Susman Hadi. Pergantian ini disebut sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi untuk memperkuat kinerja fraksi di lembaga legislatif daerah.
Kepastian pergantian tersebut disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Yudi Harzan, saat dikonfirmasi pada Selasa, 6 Januari 2026. Menurut Yudi, perubahan struktur kepengurusan tidak hanya menyentuh posisi ketua, tetapi juga jabatan sekretaris fraksi.
“Benar, Partai Golkar melakukan pergantian jajaran pengurus Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Bengkulu. Pergantian ini mencakup ketua fraksi dan sekretaris fraksi,” ujar Yudi Harzan.
Ia menegaskan, langkah tersebut bukanlah bentuk konflik internal, melainkan murni kebijakan partai untuk melakukan penyegaran. Proses pergantian juga telah ditempuh sesuai mekanisme organisasi dan disampaikan secara resmi kepada DPRD Provinsi Bengkulu.
Menurut Yudi, sebelum keputusan diambil, Partai Golkar terlebih dahulu melakukan evaluasi kinerja fraksi. Evaluasi ini dilakukan melalui rapat harian terbatas yang melibatkan unsur pimpinan partai di tingkat provinsi.
“Pergantian ini memang bagian dari evaluasi. Setelah dilakukan rapat harian terbatas, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran pengurus Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu,” kata Yudi.
Ia menjelaskan, evaluasi semacam ini bukan hal baru di internal partai berlambang pohon beringin tersebut. Bahkan, evaluasi juga dilakukan terhadap fraksi Golkar di tingkat DPRD kabupaten dan kota di seluruh Bengkulu.
“Evaluasi ini menyeluruh. Tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga sampai fraksi Golkar di kabupaten dan kota. Tujuannya sama, yakni memastikan fraksi bekerja optimal dan sejalan dengan kebijakan partai,” ujar Yudi.
Dengan susunan pengurus yang baru, Partai Golkar berharap Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Bengkulu dapat tampil lebih solid dan responsif. Susman Hadi dipercaya memegang jabatan Ketua Fraksi, sementara posisi sekretaris diemban oleh Juhaili.
Yudi menekankan, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat peran fraksi, terutama dalam menyikapi berbagai kebijakan strategis di DPRD. Selain itu, fraksi juga diminta untuk lebih sigap dalam menindaklanjuti keputusan dan arahan partai.
“Kami menekankan kepada pengurus fraksi yang baru agar melakukan penguatan fraksi di DPRD. Yang paling penting, ketika ada keputusan atau arahan partai, fraksi bisa segera bergerak dan menyesuaikan langkah,” kata Yudi.
Sementara itu, dari pihak DPRD Provinsi Bengkulu, pergantian pengurus Fraksi Golkar telah diterima secara kelembagaan. Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, membenarkan bahwa surat resmi dari Partai Golkar terkait perubahan struktur fraksi telah masuk dan diproses sesuai ketentuan.
“Surat dari Partai Golkar terkait pergantian susunan pengurus Fraksi Golkar sudah kami terima dan tadi sudah dibacakan dalam rapat paripurna,” ujar Teuku Zulkarnain.
Dengan dibacakannya surat tersebut dalam paripurna, maka secara resmi susunan kepengurusan Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Bengkulu dinyatakan berlaku. DPRD pun akan menyesuaikan administrasi dan tata kerja fraksi sesuai komposisi yang baru.
Pergantian ini menandai babak baru bagi Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Bengkulu. Di tengah dinamika politik daerah dan berbagai agenda legislasi yang menanti, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa fraksi lebih adaptif, solid, dan berkontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Bengkulu melalui jalur parlemen.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









