Menunggu Hibah Rampung, Pemkot Bengkulu Siap Mulai Proyek Strategis Kantor Wali Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kini tinggal selangkah lagi memulai proyek strategis penataan pusat pemerintahan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Bengkulu menyatakan kesiapan penuh untuk merehabilitasi Mess Pemda Provinsi Bengkulu yang akan difungsikan sebagai kantor Wali Kota Bengkulu.

Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menjelaskan bahwa seluruh perencanaan teknis telah disiapkan. Namun, pelaksanaan fisik masih menunggu tuntasnya proses hibah aset dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kami sudah siap. Begitu dokumen hibah dari Gubernur Bengkulu selesai dan diterima resmi oleh Pemkot, pekerjaan langsung dimulai,” katanya.

Baca Juga :  Belajar dari Kasus SPAM Kobema, Pemprov Bengkulu Kini Ketat Bayar Proyek

Bangunan Mess Pemda dipilih karena dinilai sangat layak secara teknis. Berdasarkan pengamatan tim PUPR, struktur gedung masih kokoh dan belum mengalami kerusakan berarti.

“Gedung ini belum pernah digunakan, sehingga kualitas bangunannya masih sangat baik. Ini tentu menguntungkan karena tidak membutuhkan perombakan besar,” ujarnya.

Pemkot Bengkulu memperkirakan anggaran rehabilitasi mencapai Rp15 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk penyesuaian fungsi bangunan, penataan ruang kerja, hingga pengadaan fasilitas pendukung kantor pemerintahan.

Menurut Noprisman, perubahan fungsi bangunan menjadi kantor wali kota membutuhkan penyesuaian tata ruang agar mendukung aktivitas pimpinan daerah, ASN, serta pelayanan masyarakat.

Baca Juga :  Negosiasi Berimbang, PT Sandabi Indah Lestari Pastikan Kesejahteraan Karyawan dan Keberlanjutan Usaha

Proyek ini dinilai penting karena akan menciptakan pusat pemerintahan yang lebih terintegrasi. Selama ini, beberapa unit kerja masih berada di lokasi terpisah, sehingga koordinasi dan pelayanan belum optimal.

Dengan adanya kantor wali kota yang representatif, Pemkot Bengkulu berharap kinerja pemerintahan dapat meningkat. Selain itu, keberadaan gedung baru juga diharapkan menjadi wajah baru pemerintahan daerah yang lebih modern dan terbuka.

Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa seluruh proses rehabilitasi akan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan. Penggunaan anggaran daerah akan diawasi agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bertahan Sejak 2015, Konservasi Penyu Warga Bengkulu Terancam Abrasi
Banjir Lebong Ungkap Ancaman Kerusakan Lingkungan, Reboisasi Jadi Solusi Utama
Deforestasi Indonesia 2025 Melonjak, Bengkulu Masuk Peringkat 13 Didominasi Konsesi PT API
Sebar Rp283,7 Juta ke 73 Desa, Zakat Mal PT SIL Grup Jangkau Ribuan Penerima
OJK: Bank Bengkulu Tetap Jadi Pilar Utama Sistem Keuangan Daerah
Pleidooi Kasus PTM dan Mega Mall Bengkulu: Penasihat Hukum Tegaskan Unsur Korupsi Tidak Terbukti
Dana Rp23 Miliar Perkuat Perhutanan Sosial di Bengkulu
PH Harap Majelis Hakim Objektif dalam Putusan Kasus PTM–Mega Mall
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:59 WIB

Bertahan Sejak 2015, Konservasi Penyu Warga Bengkulu Terancam Abrasi

Selasa, 7 April 2026 - 19:52 WIB

Banjir Lebong Ungkap Ancaman Kerusakan Lingkungan, Reboisasi Jadi Solusi Utama

Rabu, 1 April 2026 - 15:19 WIB

Deforestasi Indonesia 2025 Melonjak, Bengkulu Masuk Peringkat 13 Didominasi Konsesi PT API

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:04 WIB

Sebar Rp283,7 Juta ke 73 Desa, Zakat Mal PT SIL Grup Jangkau Ribuan Penerima

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:26 WIB

OJK: Bank Bengkulu Tetap Jadi Pilar Utama Sistem Keuangan Daerah

Berita Terbaru