BENGKULU – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Ketahun menyebabkan banjir meluas di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Sejumlah desa terendam, akses jalan terganggu, bahkan beberapa titik mengalami longsor yang memutus jalur transportasi warga.
Di tengah kondisi tersebut, Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada memastikan jajaran TNI turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Sebanyak 20 personel TNI diterjunkan ke sejumlah titik banjir untuk membantu evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Personel juga disiagakan untuk membantu pengamanan jalur transportasi yang terdampak banjir dan longsor.
“Kami sudah menurunkan personel ke lapangan sejak pagi. Fokus utama kami adalah keselamatan masyarakat,” kata Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
Berdasarkan data sementara, banjir merendam sekitar 100 rumah warga di Desa Talang Leak II, Kecamatan Bingin Kuning. Ketinggian air di beberapa titik mencapai satu meter dan membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.
Selain rumah warga, banjir juga menggenangi jalan utama penghubung antarwilayah. Jalan lintas Talang Leak menuju Muara Aman bahkan sempat tidak dapat dilalui kendaraan akibat tingginya genangan air.
Sebagai langkah darurat, kendaraan diarahkan melewati jalur alternatif Talang Leak menuju Semelako agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.
Tak hanya banjir, bencana longsor juga terjadi di beberapa wilayah seperti Rimbo Pengadang dan Topos. Material tanah menutupi badan jalan sehingga menghambat arus kendaraan dari Curup menuju Lebong.
Yang paling parah terjadi di Desa Ajai Siang, Kecamatan Topos. Akses menuju desa tersebut dilaporkan putus total akibat longsor dan banjir yang terjadi hampir bersamaan.
Meski kondisi cukup berat, Dandim memastikan seluruh personel tetap siaga di lapangan. Bahkan pihaknya telah menyiapkan tambahan pasukan dari Yonif 144 apabila kondisi banjir semakin meluas.
“Kalau sewaktu-waktu dibutuhkan tambahan kekuatan, kami siap menurunkan personel tambahan. Yang jelas kami tidak ingin masyarakat menghadapi bencana ini sendirian,” ujarnya.
Kehadiran TNI di lokasi bencana mendapat respons positif dari warga. Banyak masyarakat merasa terbantu karena proses evakuasi berjalan lebih cepat dengan bantuan personel TNI.
Beberapa anggota TNI terlihat membantu warga mengevakuasi barang-barang penting dari rumah yang terendam banjir. Mereka juga membantu membersihkan material longsor yang menutupi sebagian akses jalan.
Selain itu, TNI juga melakukan pemantauan debit air Sungai Ketahun guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun di wilayah hulu.
Dandim mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun daerah rawan longsor untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Ia meminta warga segera mengungsi apabila kondisi dianggap membahayakan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Saat ini banjir di beberapa wilayah mulai berangsur surut. Namun petugas gabungan masih tetap bersiaga karena cuaca di wilayah Lebong masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Bencana yang melanda Kabupaten Lebong kali ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Di sisi lain, langkah cepat yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
Wilayah yang terdampak banjir wil. Lebong sampai saat ini, sbb :
1. Desa Talang Bunut Kec. Amen (Ketinggian air 30-40 cm)
2. Desa Garut Kec. Amen (Ketinggian air 30-40 cm)
3. Desa Pangkalan Kec. Uram Jaya (Ketinggian air 50 cm – 1 Meter)
4. Desa Tangua Kec. Uram Jaya (Ketinggian air 50 cm – 1 Meter)
5. Desa Lemeu Kec. Uam Jaya (Ketinggian air 50 cm 1 Meter)
6. Desa Ujung Tanjung I Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 5 cm)
7. Desa Ujung Tanjung II Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 40 cm)
8. Desa Ujung Tanjjng III Kec. Lebong Sakti (Ketinggian air 1 meter)
9. Desa Talang Leak II Kec. Bingin Kuning (Air mulai menyusut)
10. Desa Kota Donok Kec. Lebong Selatan (Air mulai menyusut)
11. Desa Bioa Sengok Kec. Rimbo Pengadang (Air sampai ke rumah warga)
12. Desa Tik Kuto Kec. Rimbo Pengadang (Air menggenangi jalan akses Curup-Lebong)
13. Desa Talang Ratu Kec. Rimbo Pengadang (Tanah Longsor menutupi akses jalan akses Curup-Lebong)
14. Desa Talang Donok Kec. Topos (menggenangi persawahan warga)
15. Kel. Rimbo Pengadang Kec. Rimbo Pengadang (Tanah Longsor menutupi sebagian jalan akses Curup-Lebong)
16. Desa Ajai Siang Kec. Topos (Akses jalan Desa Putus Total)
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









