Cuaca Ekstrem Tak Kenal Waktu, Ancaman Pohon Tumbang Mengintai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NARASIDEMOKRASI – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan dampaknya di Kota Bengkulu. Hujan deras yang turun hampir tanpa jeda sejak Kamis malam hingga Jumat 2 Januari 2026, berujung pada tumbangnya pohon mahoni tua di Jalan Seruni, Kelurahan Nusa Indah. Kejadian ini memperpanjang daftar insiden pohon tumbang yang meresahkan warga dalam beberapa hari terakhir.

Pohon setinggi lebih dari 10 meter itu roboh pada waktu yang rawan, saat sebagian warga masih terlelap dan sebagian lainnya bersiap memulai aktivitas pagi. Batang besar pohon ambruk ke badan jalan, menghantam bangunan usaha warga dan memutus akses lalu lintas.

Suara benturan keras memecah keheningan subuh. Warga sekitar berhamburan keluar rumah, khawatir terjadi korban jiwa. Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan yang tepat melintas di lokasi tersebut.

Wahyu, pemilik usaha yang tertimpa pohon, mengatakan hujan deras menjadi pemicu utama kejadian. Menurutnya, hujan sudah berlangsung sejak malam sebelumnya dengan intensitas cukup tinggi.

Baca Juga :  TNI Hadir untuk Rakyat, Dandim RL Bangun Jembatan Harapan di Pelosok Desa

“Hujan dari kemarin malam. Subuh-subuh tiba-tiba pohon itu roboh. Tidak ada angin kencang, tapi mungkin tanahnya sudah lembek,” ujarnya.

Batang pohon yang tumbang menutup hampir seluruh badan Jalan Seruni. Sejumlah pengendara yang hendak melintas terpaksa berhenti dan mencari jalur alternatif. Kondisi ini sempat menimbulkan kemacetan lokal, terutama pada jam-jam awal aktivitas warga.

Yang mengkhawatirkan, kejadian serupa ternyata bukan yang pertama. Wahyu menyebut, sehari sebelumnya, pohon di sekitar kawasan tersebut juga sempat roboh dan nyaris menimpa pengguna jalan.

“Untung waktu itu orangnya sempat menghindar. Kalau tidak, bisa fatal,” katanya.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Banyak warga menilai masih banyak pohon tua berukuran besar di sepanjang jalan yang kondisinya rawan tumbang, terutama saat hujan deras berlangsung lama.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu langsung menuju lokasi. Dengan sigap, petugas melakukan pemotongan batang dan dahan pohon yang melintang di jalan.

Baca Juga :  Mars Kota Bengkulu Resmi Jadi Lagu Wajib, Pemkot Tanamkan Semangat Kebersamaan Lewat Musik

Evakuasi dilakukan secara bertahap demi keselamatan. Setelah beberapa jam, jalan akhirnya bisa kembali dilalui kendaraan. Sisa-sisa ranting dan daun dibersihkan agar tidak licin dan membahayakan.

Cuaca ekstrem yang melanda Bengkulu belakangan ini diperkirakan masih berpotensi terjadi. Intensitas hujan tinggi dapat memicu tanah longsor, banjir lokal, hingga pohon tumbang, terutama di kawasan dengan pohon tua dan sistem drainase kurang optimal.

Warga berharap ada langkah antisipatif yang lebih serius. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi pohon, pemangkasan dahan, hingga penebangan pohon yang dianggap membahayakan dinilai perlu dilakukan sebelum memakan korban.

Peristiwa di Jalan Seruni menjadi peringatan bahwa ancaman cuaca ekstrem bisa datang kapan saja, bahkan saat subuh, dan berdampak langsung pada keselamatan serta aktivitas warga.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat
Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM
Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal
PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi
Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan
Bank Bengkulu Perbarui Tampilan Saldo Digital, Fokus Tingkatkan Kenyamanan Nasabah
Saksi Ahli dari Terdakwa, Benarkan Prosedur Audit Sebelum Lapor Polisi
Bengkulu Terancam Kehilangan 400 Hektare Mangrove, GPA Gendong Adventure Minta Aksi Cepat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:00 WIB

PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:30 WIB

Bengkulu

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Senin, 17 Agu 2026 - 15:23 WIB