BENGKULU – PT Sandabi Indah Lestari (SIL) bersama PT Bio Nusantara Teknologi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga sekitar melalui program kurban besar-besaran pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Tidak tanggung-tanggung, SIL Grup menggelontorkan anggaran mencapai Rp796,4 juta untuk menyalurkan 43 ekor sapi dan 12 ekor kambing kepada masyarakat desa penyangga dan para karyawan perusahaan, Rabu (27/5/2026).
Program sosial tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perkebunan.
Puluhan hewan kurban itu didistribusikan ke berbagai desa penyangga yang selama ini menjadi bagian penting dari lingkungan perusahaan. Warga pun menyambut antusias bantuan yang diberikan perusahaan tersebut.

Manager HRDGA PT SIL Grup, Mhd Ridho Andrian, mengatakan kegiatan kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan pekerja.
“Perusahaan ingin terus hadir bersama masyarakat, terutama pada momentum Idul Adha yang penuh makna kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Ridho.
Menurutnya, perusahaan memahami kondisi ekonomi masyarakat yang masih penuh tantangan. Karena itu, melalui program kurban tersebut perusahaan berharap dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi.
Ridho menjelaskan, distribusi hewan kurban dilakukan secara bertahap dan merata agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga desa penyangga.
Tidak hanya masyarakat, para pekerja perusahaan juga menerima distribusi hewan kurban sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama ini.
“Karyawan juga bagian penting dari perusahaan. Kami ingin seluruh keluarga besar PT SIL dan PT Bio Nusantara Teknologi ikut merasakan kebahagiaan Idul Adha,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager HRDGA PT SIL Grup, Halim Perdana, turun langsung dari Jakarta untuk menyaksikan proses pemotongan hewan kurban hingga distribusi kepada masyarakat.
Kehadiran Halim di lokasi menjadi simbol keseriusan perusahaan dalam memastikan program sosial berjalan baik dan tepat sasaran.
Halim mengatakan perusahaan tidak ingin hanya dikenal sebagai pelaku usaha, tetapi juga perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial.
“Kami percaya keberhasilan perusahaan harus membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Karena itu hubungan baik dan kepedulian sosial harus terus dijaga,” ujar Halim Perdana.
Menurutnya, semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat.
Warga desa penyangga pun memberikan respons positif terhadap program kurban tersebut. Banyak masyarakat mengaku terbantu dan merasa diperhatikan oleh perusahaan.
Beberapa tokoh masyarakat bahkan menilai kepedulian sosial PT SIL Grup menjadi contoh positif bagaimana perusahaan dapat tumbuh bersama masyarakat.
Selain bergerak di sektor perkebunan, PT SIL dan PT Bio Nusantara Teknologi juga dikenal aktif menjalankan berbagai program sosial dan kemasyarakatan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Kegiatan kurban tahun ini semakin mempertegas komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
Momentum Idul Adha pun menjadi bukti bahwa dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat dan menjaga nilai kebersamaan.









