NARASIDEMOKRASI – Bagi warga Desa Teluk Sepang dan sekitarnya, jalan rusak di kawasan Pelindo Pulau Baai bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi masalah sehari-hari yang memengaruhi kehidupan mereka. Jalan berlubang, licin, dan tergenang air kerap menyulitkan kendaraan melintas. Namun kini, harapan baru mulai terlihat.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, memastikan bahwa PT Pelindo akan membangun jalan tersebut pada tahun ini. Kepastian ini, menurut Teuku, merupakan hasil dari proses panjang mendengar aspirasi masyarakat dan membangun komunikasi yang konstruktif dengan Pelindo.
“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat. Itu yang kami sampaikan kepada Pelindo. Alhamdulillah, Pelindo merespons dengan baik dan memastikan pembangunan dilakukan tahun ini,” kata Teuku.
Ia menjelaskan, jalan sepanjang lebih dari tiga kilometer itu merupakan kewenangan Pelindo karena berada di kawasan operasional pelabuhan. Oleh sebab itu, DPRD mendorong agar Pelindo mengambil tanggung jawab penuh, bukan hanya demi kepentingan perusahaan, tetapi juga untuk masyarakat sekitar.
Teuku menilai, langkah Pelindo mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 triliun menunjukkan komitmen serius dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan pelabuhan akan memberikan efek ganda bagi perekonomian Bengkulu.
“Kalau aksesnya bagus, distribusi barang lancar, investasi bisa masuk, dan masyarakat juga merasakan dampaknya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Teuku menegaskan bahwa DPRD Provinsi Bengkulu akan terus mengawal proses pembangunan tersebut. Ia meminta agar Pelindo secara berkala menyampaikan progres, mulai dari lelang hingga pengerjaan fisik di lapangan.
Harmonisasi antara DPRD dan Pelindo, kata Teuku, menjadi kunci utama agar pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai harapan. Ia menegaskan bahwa hubungan yang baik antar lembaga harus selalu diarahkan untuk kepentingan publik.
“Kami tidak ingin hanya janji. Kami ingin hasil nyata. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” tandasnya.
Bagi warga sekitar, kepastian pembangunan ini menjadi angin segar. Jalan yang selama ini rusak parah diharapkan segera berubah menjadi akses yang aman dan nyaman, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di kawasan Pulau Baai.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









