BENGKULU – Semangat gotong royong kembali menjadi fondasi pembangunan di Provinsi Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama TNI resmi menjalin kerja sama dalam program Penguatan Ketahanan Ekonomi Melalui Kekuatan Gotong Royong Kemasyarakatan dan Karya Bhakti TNI.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Markas Korem 041/Gamas, Selasa (2/6/2026), menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam membangun Bengkulu dari berbagai sektor.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kekuatan sosial masyarakat melalui budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan pembangunan yang berhasil bukan hanya ditentukan oleh anggaran dan program pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan pembangunan.
Karena itu, kolaborasi dengan TNI dinilai menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan yang menjadi modal sosial penting dalam pembangunan daerah.
“Penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat Bengkulu, terutama dalam percepatan pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi daerah,” ujar Mian.
Menurutnya, gotong royong memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar kerja bersama. Di dalamnya terdapat semangat persatuan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama untuk membangun daerah.
Melalui program karya bhakti TNI, masyarakat akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan pembangunan. Dengan demikian, hasil pembangunan tidak hanya dinikmati masyarakat, tetapi juga lahir dari partisipasi masyarakat itu sendiri.
Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto mengatakan TNI siap menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif.
Ia menegaskan seluruh kegiatan yang dilakukan akan dilaksanakan secara terbuka dan terukur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan nantinya akan kami laporkan secara berkala kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Jatmiko.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui karya bhakti, TNI hadir membantu mengatasi berbagai kendala pembangunan yang dihadapi pemerintah daerah.
Karena itu, kerja sama antara Pemprov Bengkulu dan TNI tidak hanya memiliki nilai administratif, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









