Negara Beri Kesempatan 90 Hari, Proyek Banjir Bengkulu Tetap Dijaga Mutunya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meski melewati batas kontrak, proyek pengendali banjir Bengkulu tetap dilanjutkan melalui skema pemberian kesempatan maksimal 90 hari sesuai aturan.

Meski melewati batas kontrak, proyek pengendali banjir Bengkulu tetap dilanjutkan melalui skema pemberian kesempatan maksimal 90 hari sesuai aturan.

NARASIDEMOKRASI – Pemerintah memastikan proyek pengendalian banjir di Kota Bengkulu tetap berjalan meski melewati batas waktu kontrak. Skema pemberian kesempatan maksimal 90 hari kalender diterapkan agar pekerjaan dapat diselesaikan tanpa menurunkan kualitas.

Kepala SNVT PJSA Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Hadi Buana, menjelaskan bahwa kontrak proyek memang berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, regulasi memungkinkan adanya perpanjangan waktu dengan mekanisme tertentu.

“Dalam aturan, dimungkinkan pemberian kesempatan maksimal 90 hari kalender. Tentu disertai sanksi kepada penyedia jasa,” kata Hadi.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan bentuk toleransi berlebihan, melainkan upaya negara untuk memastikan proyek strategis benar-benar selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, menghentikan proyek di tengah jalan justru akan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Baca Juga :  PT SIL dan PT Bio Tebar Kurban Hampir Rp800 Juta untuk Warga Desa Penyangga

Pemberian kesempatan itu juga disertai pengawasan ketat. Setiap pekerjaan yang diselesaikan selama masa tambahan waktu harus tetap memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan sejak awal.

“Kami tidak menurunkan standar. Mutu tetap menjadi prioritas utama,” tegas Hadi.

Terkait penyebab keterlambatan, Hadi mengakui adanya sejumlah kendala di lapangan. Selain faktor cuaca, persoalan klaim dan dinamika sosial masyarakat sekitar lokasi proyek turut memengaruhi progres pekerjaan.

“Kondisi sosial masyarakat memang menjadi tantangan tersendiri. Semua itu harus diselesaikan dengan pendekatan yang tepat agar proyek bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Di sisi lain, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat juga berdampak pada pengaturan ulang jadwal dan tahapan pekerjaan. Meski begitu, pemerintah memastikan bahwa efisiensi tidak mengurangi fungsi utama proyek.

Baca Juga :  Kodim 0408 Bengkulu Selatan Raih Juara, Perlombaan Seni Korem 041/Gamas Berlangsung Meriah

Hadi menekankan bahwa proyek pengendali banjir ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir di Bengkulu. Pada Tahun Anggaran 2025, penanganan difokuskan pada peningkatan tanggul eksisting serta peningkatan kapasitas pompa banjir.

“Ini bukan proyek satu tahap saja. Penanganan banjir Bengkulu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan adanya mekanisme pemberian kesempatan, pemerintah berharap proyek dapat segera dituntaskan tanpa menimbulkan masalah hukum maupun teknis di kemudian hari. Warga Bengkulu pun diharapkan bisa segera merasakan manfaat nyata dari infrastruktur pengendali banjir tersebut.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat
Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM
Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal
PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi
Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan
Bank Bengkulu Perbarui Tampilan Saldo Digital, Fokus Tingkatkan Kenyamanan Nasabah
Bengkulu Terancam Kehilangan 400 Hektare Mangrove, GPA Gendong Adventure Minta Aksi Cepat
Akitvitas Tambang Batu Bara Ilegal Akibatkan Pencemaran dan Abrasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:55 WIB

Pelindo Benahi Jalan Pelabuhan Bengkulu, Jalur Logistik Diperkuat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:00 WIB

PN Mukomuko Akhirnya Terima Pembayaran Petani dalam Bentuk Hasil Bumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Rumah Tiga Petani Tanjung Sakti Terancam Disita, Aliansi Bela Petani Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

Alur Pulau Baai Kini Dilalui Kapal Pengangkut Ribuan Ton BBM

Rabu, 26 Agu 2026 - 11:30 WIB

Bengkulu

Gajah Sumatera di Bentang Seblat di Ujung Kepunahan Lokal

Senin, 17 Agu 2026 - 15:23 WIB